Malang-Bandung perjalanan lima belas jam. Kembali bekerja, mengabdikan diri. Kupikir aku akan baik-baik, sedikit bulir dari mata. Nyatanya, kita saling merindu pada masa kemarin. Maka, biarlah rindu itu hadir Tak akan membudakkan Di pagi yang tengah malam ini, aku menitip pesan untuknya, kepada saudaraku yang sama-sama berjuang. Semangat berjuang, kak!
Menyapa kamu dengan aksara.