Tak
sempurna bukan berarti rendah. Jika kelebihan yang meninggikanmu, ‘apakah
kebanggaan itu harus hadir dalam dirimu? Merasa kecil di semua mata, bukan
berarti kita tak bisa ‘apa-apa’.
Seringkali
kita melihat kekurangan diri. Menyalahkannya karena tak bisa sepaham dengan
pandangan. Sekali, duakali, tak apa. Sebagai waktu untuk diri sendiri.
Lantas,
bagaimana jika ia berputar balik? Kita menolak diri sendiri. Karena kita yang
menyembunyikan diri di balik ketidaksempurnaan.
Jika
mereka menolakmu, tak usah kau mundur. Sebab itu menjatuhkanmu. Terimalah, lalu
jadikan asupan jiwa. Karena merekalah yang membuatmu kuat.
Kita menunduk pada apa yang kita
percayai, maka percayalah pada dirimu sendiri. Beri kesempatan
untuknya agar bisa bekerja dengan alam. Bahwa kau tak akan kalah oleh
pandangan.
Teruntuk
kamu,
Jiwa-jiwa yang sedang menyembuhkan rasa.
Raga-raga yang lelah karena berjuang.
Raga-raga yang lelah karena berjuang.
Kau adalah manusia kuat itu.
Si Pulang
Terasa memuakkan
BalasHapus